
Bagi sebagian anak, belajar di ruang kelas yang nyaman merupakan hal biasa. Namun, berbeda dengan 76 anak yatim dan dhuafa di Rumah Belajar Cahaya Ilmu, Ciwastra, Kota Bandung. Mereka harus belajar dengan fasilitas seadanya, bahkan hanya beralaskan terpal dan tanpa atap yang memadai.

Sudah 7 tahun Ibu Hani (39 tahun) berjuang menyediakan pendidikan gratis bagi anak-anak kurang mampu di lingkungannya. Berawal dari kepedulian terhadap kondisi anak-anak yang membutuhkan perlindungan dan pendidikan, ia mendirikan Rumah Belajar Cahaya Ilmu yang awalnya hanya diikuti 7 anak.

Kini, tempat sederhana itu menjadi ruang belajar bagi 76 anak. Mereka tidak hanya belajar membaca dan menulis, tetapi juga mengaji, mengenal agama, berlatih angklung, serta mengembangkan keterampilan.
Di balik perjuangan ini, Ibu Hani rela menyisihkan penghasilan dari pekerjaan sebagai guru privat untuk memenuhi kebutuhan belajar anak-anak. Kakaknya yang bekerja sebagai buruh bangunan serabutan juga turut membantu mengajar, meskipun penghasilannya tidak menentu.

Ada Gia (11 tahun), yang belum pernah mengenyam pendidikan formal karena keterbatasan ekonomi dan persoalan administrasi kependudukan. Ada pula Qori, yang kehilangan ayah sejak kecil dan harus hidup terpisah dari ibunya yang bekerja di Malaysia.
Bagi mereka, Rumah Belajar Cahaya Ilmu bukan sekadar tempat menimba ilmu, tetapi juga tempat mendapatkan perhatian, kasih sayang, dan harapan.
Sayangnya, keterbatasan dana membuat fasilitas belajar mereka belum memadai. Padahal, setiap anak berhak mendapatkan tempat belajar yang aman dan nyaman.
Melalui campaign ini, Teman Baik dapat ikut membantu perjuangan Ibu Hani dan 76 anak yatim dhuafa agar tetap mendapatkan pendidikan yang layak.
Donasi yang terkumpul akan dialokasikan untuk:
Tidak harus menunggu kaya untuk berbagi. Sekecil apa pun bantuan yang diberikan, akan sangat berarti bagi 76 anak yang sedang memperjuangkan masa depannya.
Yuk, Teman Baik! Bersama kita hadirkan ruang belajar yang layak, agar tidak ada lagi anak yang kehilangan kesempatan untuk belajar hanya karena keterbatasan.
🤲 Mari berdonasi dan jadilah bagian dari cahaya harapan mereka.
Disclaimer : gerakbaik.org tidak mewakili dan tidak bertanggung jawab atas segala bentuk informasi pada halaman campaign ini, karena informasi di atas sepenuhnya milik campaigner (penggalang dana).
Penggalang dana mengalokasikan sebagian donasi terkumpul untuk pembiayaan promosi iklan karena campaign bersifat darurat. Seluruh pembiayaan promosi dibayarkan 100% ke penyedia iklan seperti Facebook, TikTok, dan media lainnya.
![]()
Belum ada Fundraiser
![]()
Menanti doa-doa orang baik