ImageBantu Perjuangan Ibu Ojol Sembuhkan Anaknya dari T...
Image

Bantu Perjuangan Ibu Ojol Sembuhkan Anaknya dari TB Otak dan Epilepsi

Image
Bandung,Jawa Barat
Rp 0 terkumpul dari Rp 50.000.000
0 Donasi 3 bulan, 0 hari lagi

Penggalang Dana

Image
Image
Verified Organization

Di balik deru mesin motor dan riuhnya jalanan raya, ada seorang ibu yang sedang bertaruh nyawa demi menyambung napas buah hatinya. Ia adalah Bu Setiasih, seorang pejuang garis depan yang kini harus berdiri, berjalan, dan berjuang sendirian tanpa uluran tangan seorang suami.

Putra kecilnya, Gizzan (1,5 tahun), terlahir prematur sebagai anak kembar. Namun takdir begitu cepat menguji. Saudara kembar Gizzan telah berpulang ke pangkuan Sang Pencipta saat usianya belum genap setengah tahun. Sejak pasca-kelahiran, Gizzan mengalami pendarahan otak yang berujung pada vonis medis yang amat berat: Epilepsi, Cerebral Palsy (lumpuh otak), dan TB Otak. Di usianya yang masih sangat belia, tubuh mungil Gizzan sudah harus menahan sayatan pisau bedah sebanyak 7 kali operasi.

Ditinggal Suami di Titik Terendah

Ujian Bu Setiasih tidak berhenti di ruang operasi. Saat mengetahui kondisi Gizzan yang menderita berbagai penyakit kronis,ia berpisah dengan suami nya. Di titik terendah hidupnya, Bu Setiasih menolak untuk menyerah. Ia menyeka air matanya, mengikat erat Gizzan di dadanya, lalu turun ke jalanan sebagai driver ojek online.

 Setiap hari, sambil menahan beban berat di pundak dan kekhawatiran di dada, ia menggendong Gizzan yang sedang sakit di atas motor. Motor yang digunakannya pun bukan miliknya sendiri. Beliau harus menyewa motor tetangga seharga Rp50.000 per hari. Seringkali, aspal jalanan tak ramah pada dompetnya. Pendapatan harian dari mengojek sering tidak menutupi biaya sewa, apalagi untuk makan dan kebutuhan dasar sehari-hari.

Demi kesembuhan Gizzan, Bu Setiasih telah mengorbankan segalanya. Motor yang menjadi tumpuan ekonomi sehari-hari serta satu-satunya perhiasan emas yang tersisa telah dijual. Bahkan, seluruh perabotan di dalam rumahnya pun sudah habis dilego. Kini, rumah kontrakan mereka kosong melompong tanpa hiasan atau barang berharga apa pun. Yang tersisa di sana hanyalah cinta seorang ibu dan harapan agar anaknya bisa sembuh.

Perjalanan mereka masih sangat panjang. Saat ini, Gizzan masih harus menjalani perawatan jalan yang intensif, termasuk kemoterapi dan terapi fisik. Bu Setiasih hanya memiliki satu doa sederhana: melihat Gizzan tumbuh sehat dan normal seperti anak-anak lainnya.

Mari kita menjadi perpanjangan tangan Tuhan untuk Bu Setiasih dan Gizzan. Sedikit bantuan dari kita adalah bahan bakar bagi motor sewaan Bu Setiasih untuk membawa Gizzan ke rumah sakit. Setiap rupiah yang kita sisihkan adalah harapan baru bagi Gizzan untuk bisa sembuh dan meringankan beban di pundak seorang ibu tunggal yang luar biasa ini.

Disclaimer : gerakbaik.org tidak mewakili dan tidak bertanggung jawab atas segala bentuk informasi pada halaman campaign ini, karena informasi di atas sepenuhnya milik campaigner (penggalang dana).

Baca selengkapnya ▾

Galang Dana ini dishare melalui promosi iklan

Penggalang dana mengalokasikan sebagian donasi terkumpul untuk pembiayaan promosi iklan karena campaign bersifat darurat. Seluruh pembiayaan promosi dibayarkan 100% ke penyedia iklan seperti Facebook, TikTok, dan media lainnya.

  • October, 22 2026

    Campaign is published

Belum ada donasi untuk penggalangan dana ini

Fundraiser

Belum ada Fundraiser

Mari jadi Fundraiser dan berikan manfaat bagi program ini.

Doa-doa orang baik

Menanti doa-doa orang baik

Bagikan melalui:
✕ Close