

"Ayah dan Ibu ke mana? Kenapa badan Dilla sakit sekali?"
Sahabat Baik, tak pernah terbayangkan seorang anak berusia 6 tahun harus kehilangan kedua orang tuanya sekaligus. Aryani Nur Ardila (Dilla) menjadi korban ledakan gas yang menyebabkan sekitar 60% tubuhnya mengalami luka bakar serius.
Ayah dan ibu Dilla sempat dirawat intensif, tetapi setelah berjuang sekitar dua minggu, keduanya meninggal dunia. Kini Dilla harus menjalani hari-harinya tanpa pelukan orang tua yang sangat ia cintai.
Di tengah musibah itu, ibu Dilla yang sedang mengandung delapan bulan sempat melahirkan adik Dilla melalui operasi caesar darurat. Alhamdulillah, sang bayi selamat, meski harus tumbuh tanpa kasih sayang ibunya.
Dilla sendiri telah menjalani enam kali operasi besar dan masih membutuhkan pengobatan serta perawatan lanjutan. Di usia sekecil itu, ia harus menahan rasa sakit sekaligus menghadapi kehilangan yang belum tentu mampu ia pahami.
Dilla dan adik bayinya dirawat oleh Nenek Elah, ibu dari almarhum ayah Dilla. Sebelumnya, Nenek Elah bekerja sebagai buruh cuci dengan penghasilan sekitar Rp50.000 per hari. Ia terpaksa berhenti bekerja demi mendampingi Dilla di rumah sakit.
Tanpa penghasilan tetap, Nenek Elah harus memenuhi kebutuhan kedua cucunya, mulai dari biaya sehari-hari hingga susu dan popok bayi.
Yuk, Sahabat Baik, bersama Rumah Baik kita hadirkan harapan untuk Dilla dan adiknya.
1️⃣ Klik Donasi
2️⃣ Masukkan nominal donasi
3️⃣ Pilih metode pembayaran
4️⃣ Selesaikan donasi dan hadirkan harapan bagi mereka
Setiap bantuan yang #SahabatBaik berikan sangat berarti bagi perjuangan Dilla dan adiknya. Jika belum bisa berdonasi, Sahabat Baik juga dapat membagikan campaign ini agar semakin banyak orang tergerak untuk membantu.
Kita memang tidak bisa menggantikan ayah dan ibu yang telah tiada, tetapi kita bisa membantu agar Dilla dan adiknya tidak berjuang sendirian.
Sedekah hari ini, hadirkan harapan untuk kesembuhan Dilla. 🤲
Disclaimer : gerakbaik.org tidak mewakili dan tidak bertanggung jawab atas segala bentuk informasi pada halaman campaign ini, karena informasi di atas sepenuhnya milik campaigner (penggalang dana).
Penggalang dana mengalokasikan sebagian donasi terkumpul untuk pembiayaan promosi iklan karena campaign bersifat darurat. Seluruh pembiayaan promosi dibayarkan 100% ke penyedia iklan seperti Facebook, TikTok, dan media lainnya.
![]()
Belum ada Fundraiser